Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Aachen didirikan pada 4 Mei 1956 bersamaan dengan berdirinya PPI Jerman. Organisasi ini dibentuk dalam rangka mendukung dan membantu pelajar Indonesia di Aachen. PPI Aachen pertama kali dipimpin oleh Peter Manusama, dengan Liem Keng Kie sebagai bendahara, dan B.J. Habibie sebagai sekretaris saat ia berkuliah di RWTH Aachen. Pada 1957, sidang perwakilan anggota pertama diadakan, dan melalui pemilihan umum, B.J. Habibie terpilih menjadi ketua PPI Aachen.
Pada tahun itu juga, PPI Aachen di bawah pimpinan B.J. Habibie mencetuskan Seminar Pembangunan. Seminar ini, sesuai dengan namanya, membawa beberapa tema diskusi seputar pembangunan Indonesia, terutama dalam tema industri dan teknologi, terutama industri strategis seperti industri penerbangan, telekomunikasi dan perkapalan. Selain itu, ada juga diskusi mengenai SDM serta pembahasan mengenai isu-isu politik pada saat itu.
Pada tahun itu juga, PPI Aachen di bawah pimpinan B.J. Habibie mencetuskan Seminar Pembangunan. Seminar ini, sesuai dengan namanya, membawa beberapa tema diskusi seputar pembangunan Indonesia, terutama dalam tema industri dan teknologi, terutama industri strategis seperti industri penerbangan, telekomunikasi dan perkapalan. Selain itu, ada juga diskusi mengenai SDM serta pembahasan mengenai isu-isu politik pada saat itu.
Foto B.J. Habibie bersama teman-teman PPI